Doa Buka Puasa: Lafadz, Arti, dan Tata Cara Pelaksanaannya

Pelajari lafadz, arti, dan tata cara doa buka puasa menurut ajaran Islam. Dapatkan penjelasan dari para ulama dan dalil shahih yang menjelaskan pentingnya doa ini untuk mendapatkan keberkahan.

Doa Buka Puasa: Lafadz, Arti, dan Tata Cara Pelaksanaannya

Puasa adalah salah satu ibadah utama dalam Islam yang penuh dengan hikmah dan keberkahan. Ketika waktu berbuka tiba, umat Muslim disunahkan untuk membaca doa buka puasa sebelum menyantap hidangan. Doa ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga memiliki makna mendalam yang dipenuhi oleh keberkahan dari Allah SWT. Artikel ini akan membahas lafadz doa buka puasa, artinya, serta tata cara pelaksanaannya, dengan merujuk pada penjelasan para ulama dan hadis-hadis shahih.

Doa Berbuka Puasa yang Shahih

Salah satu doa berbuka puasa yang berasal dari hadis shahih adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika aftartu.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Dawud (2358) dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud.

Doa Berbuka Puasa Lain yang Diriwayatkan

Selain doa di atas, terdapat doa lain yang juga populer di kalangan umat Islam:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahaba zhama'u wabtallatil ‘uruqu wa tsabata al-ajru in syaa Allah.

Artinya: “Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Dawud (2357) dan dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud.

Makna dan Keutamaan Doa Buka Puasa

Doa ini mengandung pengakuan penuh atas keimanan, ketergantungan, dan rasa syukur seorang hamba kepada Allah SWT. Dengan membaca doa ini, seorang Muslim menyadari bahwa segala amal ibadahnya, termasuk puasa, dilakukan semata-mata karena Allah, dan ia hanya mengandalkan Allah dalam segala urusan, termasuk mendapatkan rezeki yang halal untuk berbuka.

Para ulama sepakat bahwa membaca doa buka puasa adalah sunnah muakkadah, yaitu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Abu Dawud dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak akan ditolak pada saat ia berbuka puasa."
(HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya momen berbuka puasa sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa. Karena itu, membaca doa buka puasa memiliki nilai yang sangat besar dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah dan memohon kebaikan di dunia maupun akhirat.

Penjelasan Para Ulama tentang Doa Buka Puasa

Para ulama tafsir dan hadis telah banyak memberikan penjelasan mengenai doa buka puasa. Menurut Imam An-Nawawi dalam kitabnya Al-Adzkar, membaca doa sebelum berbuka adalah bagian dari adab yang dianjurkan untuk menutup puasa dengan penuh keikhlasan dan kesyukuran. Imam Ibn Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari juga menekankan pentingnya berdoa sebelum berbuka, karena pada waktu tersebut, doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

Tata Cara Membaca Doa Buka Puasa

  1. Membaca dengan Khusyuk: Bacalah doa ini dengan penuh penghayatan, menyadari bahwa segala yang dilakukan adalah untuk Allah.
  2. Menyebut Nama Allah: Sebelum berbuka, disunnahkan untuk mengucapkan "Bismillah."
  3. Mengikuti Sunah Rasulullah SAW: Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan kurma atau air putih, maka disarankan untuk mengikuti sunnah ini jika memungkinkan.
  4. Berdoa Setelah Berbuka: Setelah mengucapkan doa dan memulai makan, dianjurkan untuk terus berdoa meminta keberkahan dan kebaikan.

Dalil Shahih tentang Waktu Buka Puasa

Waktu berbuka puasa dimulai saat matahari terbenam, sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim:

"Apabila malam telah datang dari sini (timur) dan malam telah pergi dari sana (barat) dan matahari telah terbenam, maka orang yang berpuasa telah berbuka."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa berbuka puasa harus dilakukan tepat waktu, yaitu saat matahari telah benar-benar terbenam. Menunda buka puasa tanpa alasan syar'i tidak dianjurkan dalam Islam.

Kesimpulan

Membaca doa buka puasa adalah amalan yang sederhana namun penuh keberkahan. Lafadz doa ini mengingatkan kita akan pentingnya ketergantungan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam berbuka, kita tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga mendapatkan keberkahan dalam setiap suapan yang kita nikmati. Semoga dengan memahami lafadz, arti, dan tata cara pelaksanaan doa buka puasa, kita semakin khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dan meraih ridha Allah SWT.