Peristiwa 27 Ramadhan: Tenggelamnya Dinasti al-Murabithun di Maroko
Pada 27 Ramadhan 539 H, Dinasti al-Murabithun runtuh dan digantikan oleh Dinasti al-Muwahhidun. Simak kisah lengkap jatuhnya kekuasaan di Maroko ini.

Peristiwa Bersejarah di Bulan Ramadhan
Pada 27 Ramadhan 539 Hijriyah, Dinasti al-Murabithun yang berkuasa di Maroko mengalami kehancuran dan digantikan oleh Dinasti al-Muwahhidun. Peristiwa ini menjadi titik balik dalam sejarah politik Islam di kawasan Maghreb.
Runtuhnya Dinasti al-Murabithun
Pada hari tersebut, pemimpin Dinasti al-Murabithun, Tasyfin bin ‘Ali bin Yusuf bin Tasyfin, tewas setelah terjatuh dari tebing yang sangat tinggi bersama kudanya. Kejadian ini terjadi dalam pertempuran melawan pasukan al-Muwahhidun yang dipimpin oleh ‘Abd al-Mukmin bin ‘Ali. Setelah perang berakhir, salah seorang prajurit al-Muwahhidun berhasil membunuh Tasyfin bin ‘Ali.
Baca juga : Peristiwa 26 Ramadhan: Wafatnya Sultan Sulaiman II
Pelajaran dari Sejarah Dinasti al-Murabithun
Sejarah kejatuhan Dinasti al-Murabithun memberikan beberapa pelajaran penting bagi umat Islam:
-
Keberhasilan sebuah negeri Islam hanya dapat dicapai dengan generasi yang beriman, berpegang teguh pada syariat Islam, dan mendapatkan pendidikan dari ulama yang jujur dan amanah.
-
Kemewahan hidup, kerusakan moral, serta penyimpangan dari hukum Allah Ta’ala dapat menjadi penyebab kehancuran suatu negeri Islam, betapapun kuatnya negeri tersebut.
Kesimpulan
Kehancuran Dinasti al-Murabithun pada 27 Ramadhan 539 H menjadi pelajaran berharga bahwa kekuatan sebuah pemerintahan Islam harus didasarkan pada ketaatan terhadap syariat. Pergantian kekuasaan ini menandai babak baru dalam sejarah Maroko di bawah Dinasti al-Muwahhidun.