Peristiwa 23 Ramadhan: Wafatnya Ulama Besar Usamah bin Mursyid al-Kinany

Pada 23 Ramadhan 584 H, wafat seorang ulama besar, Usamah bin Mursyid al-Kinany. Beliau dikenal sebagai ilmuwan, penyair, dan penulis yang memiliki pengaruh besar dalam dunia Islam. Simak kisahnya di sini.

Peristiwa 23 Ramadhan: Wafatnya Ulama Besar Usamah bin Mursyid al-Kinany

Peristiwa Bersejarah di Bulan Ramadhan

Pada tanggal 23 Ramadhan tahun 584 Hijriyah, umat Islam kehilangan seorang ulama besar, Usamah bin Mursyid al-Kinany. Beliau wafat di kota Hamat pada usia sekitar 97 tahun dan kemudian dimakamkan di Damaskus, tepatnya di Gunung Qasiyun.

Dalam kitab Tadzkirah al-Huffazh karya Imam al-Dzahaby (Jilid 4, hlm. 99), disebutkan bahwa Usamah bin Mursyid al-Kinany adalah seorang ulama yang memiliki pengaruh besar dalam dunia keilmuan Islam.

Baca Juga :
Peristiwa 22 Ramadhan: Kembali dari Perang Badr dengan Pahala dan Kemenangan

Profil Singkat Usamah bin Mursyid al-Kinany

Menurut Ibn al-Shabuny, beliau dikenal dengan nama lengkap Abu al-Muzhaffar Usamah bin Mursyid bin ‘Ali bin Muqallid bin Nashr bin Munqid al-Kinany al-Syaizary. Beliau berasal dari keluarga yang terkenal dengan keberanian, keutamaan, serta keturunan bangsawan.

Selain sebagai ulama, Usamah bin Mursyid juga dikenal sebagai seorang penyair dan penulis. Karya-karyanya memberikan kontribusi besar dalam bidang bahasa Arab, sastra, dan ilmu keislaman.

Karya dan Pemikiran Usamah bin Mursyid

Beliau banyak menulis karangan ilmiah yang bermanfaat serta memiliki banyak prestasi dalam dunia keilmuan. Karya-karyanya tetap menjadi rujukan hingga saat ini, terutama dalam studi sastra Arab dan sejarah Islam.

Syair Usamah bin Mursyid

Beliau pernah menulis sebuah syair yang menggambarkan perasaan rindu dan cinta yang mendalam:

Tidaklah jiwaku ini tenang bersabar bertemu kalian
Tidak pula ridha akan jauhnya tempat dari kalian
Akan tetapi hari-hariku berlalu dengan jauhnya jarak antara kita
Jasadku meninggalkan kalian akan tetapi hatiku dekat
Jika suatu tempat mengumpulkan kita setelah berpisah
Pasti kalian sudah cukup bagiku daripada dunia dan perhiasannya.

(Sumber: Takmilat Ikmal al-Ikmal fi al-Ansab wa al-Asma’ wa al-Alqab, hlm. 112)

Kesimpulan

Wafatnya Usamah bin Mursyid al-Kinany pada 23 Ramadhan 584 H merupakan kehilangan besar bagi dunia Islam. Dengan dedikasi tinggi dalam keilmuan, beliau meninggalkan warisan yang masih dikenang hingga kini. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari ilmu dan keteladanan beliau.